"ke rumah dong"
"iya ntar yaa"
dua percakapan yang paling bikin aku bahagia, ya Allah aku kangen kalimat itu dan terjadi. beberapa kali kalimat itu dikecewakan dan aku nangis karenanya. aku bener-bener kangen sama dia. sakit dada ini tiap rasa itu muncul, aku tau gak ada siapapun untung bergantung tentang semua masalahku hanya Engkau ya Allah. tapi apa daya ini rasanya gak pernah sanggup jalani ini sendiri. berkali-kali aku coba ikhlas dengan keadaan sulit ini berkali-kali aku gagal, dan sungguh aku mau berulang-ulang kali berusaha tanpa ampun menghadapi ini sampai batas akhir aku bener-bener ikhlas.
berkali-kali aku tau alesan kenapa semua ini terjadi tapi rasanya blm bisa aku terima. kenapa sampe detik ini aku masih egois kenapa dengan semua yang aku jalanin selama 5thn rasanya gak berarti apa-apa. iya, aku tau jawabannya.
AKU HARUS BELAJAR LAGI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar